Pembangunan sebuah desa tidak akan terarah tanpa adanya kompas yang jelas berupa visi dan misi. Hal ini disadari betul oleh Pemerintah Desa Banaran, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun.[1][2] Dalam tata kelola pemerintahannya, Desa Banaran memiliki landasan cita-cita yang kuat untuk membawa masyarakatnya menuju kesejahteraan yang hakiki.[1]
Mengutip dari laman resmi www.desabanaran.web.id, arah pembangunan desa ini diringkas dalam semangat luhur "Gemah Ripah Loh Jinawi", yang kemudian dijabarkan ke dalam visi dan misi strategis pemerintah desa.
Visi Desa Banaran
Visi adalah gambaran masa depan yang ingin dicapai. Desa Banaran menetapkan visinya sebagai berikut:
“Mewujudkan Desa Banaran yang Mandiri, Maju, Akuntabel, dan Transparan.”
Visi ini mengandung makna yang mendalam. Mandiri berarti desa mampu mengelola potensi lokalnya sendiri tanpa ketergantungan berlebih pada pihak luar. Maju menandakan keinginan untuk terus berkembang mengikuti zaman, baik dari segi infrastruktur maupun sumber daya manusia. Akuntabel dan Transparan menegaskan komitmen pemerintah desa untuk menjalankan roda pemerintahan yang dapat dipertanggungjawabkan serta terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat.[1]
Misi Pembangunan
Untuk merealisasikan visi tersebut, Pemerintah Desa Banaran merumuskan langkah-langkah nyata yang menjadi misi desa. Berdasarkan narasi kebijakan pembangunan desa, misi ini meliputi:
-
Meningkatkan Partisipasi Masyarakat: Menjadikan warga bukan sekadar objek, melainkan subjek aktif dalam setiap tahapan pembangunan, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan.[1]
-
Pengelolaan Sumber Daya yang Bijak: Mengoptimalkan kekayaan alam Desa Banaran, khususnya lahan pertanian seluas 157,44 Hektar, agar dikelola secara berkelanjutan demi kemakmuran bersama.
-
Pewujudan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih: Menciptakan sistem birokrasi desa yang bersih, melayani, dan bebas dari praktik-praktik yang merugikan kepentingan umum.
-
Pengembangan Ekonomi Kerakyatan: Mendorong kemandirian ekonomi melalui penguatan sektor pertanian sebagai tulang punggung desa, serta memfasilitasi pertumbuhan industri kreatif rumahan, seperti produksi tahu dan tempe yang telah menjadi ikon lokal.[1]
Implementasi Nyata
Visi dan misi ini bukan sekadar slogan di atas kertas. Bukti nyata penerapannya terlihat dari bagaimana Pemerintah Desa Banaran membuka akses informasi seluas-luasnya melalui website desa. Kantor desa yang berlokasi di Jl.[1] Beringin No. 16 juga difungsikan sebagai pusat pelayanan publik yang responsif terhadap aspirasi warga.
Dengan berpegang teguh pada visi dan misi ini, Desa Banaran optimis dapat mewujudkan tatanan masyarakat yang sejahtera, di mana pembangunan fisik berjalan beriringan dengan pembangunan mental dan ekonomi warganya.[1]