You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Banaran
Desa Banaran

Kec. Balerejo, Kab. Madiun, Provinsi Jawa Timur

Kopdes Merah Putih Desa Banaran Sukses Gelar RAT Tahun Buku 2025, Raih Predikat Koperasi Sehat

Administrator 26 Februari 2026 Dibaca 36 Kali
Kopdes Merah Putih Desa Banaran Sukses Gelar RAT Tahun Buku 2025, Raih Predikat Koperasi Sehat

BANARAN, 12 FEBRUARI 2026 – Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Desa Banaran, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, sukses menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) untuk Tahun Buku 2025 pada Kamis, 12 Februari 2026. Acara yang bertempat di balai desa setempat ini dimulai pukul 09.00 WIB dan berakhir pada pukul 11.10 WIB.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Banaran, Bapak Hariyono; perwakilan dari Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Perdagkopum) Kabupaten Madiun, Ibu Erva Septyana; Ketua Kopdes Merah Putih, Bapak Heri Cahyono; serta Ketua Unit Usaha Kopwan, Ibu Dyah Sutinema Indarti. Sekitar 85 anggota unit Kopwan juga tampak antusias mengikuti jalannya rapat.

Raih Predikat Koperasi Sehat Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Banaran. Dalam sambutannya, Ibu Erva Septyana yang mewakili Dinas Perdagkopum Kabupaten Madiun memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja pengurus koperasi.

"Selamat bagi Kopdes Merah Putih Desa Banaran. Ini adalah RAT ke-3 yang dilaksanakan di wilayah Kabupaten Madiun untuk tahun ini. Artinya, koperasi panjenengan termasuk dalam kategori koperasi yang sehat karena mampu mempertanggungjawabkan kinerjanya tepat waktu," ujar Ibu Erva.

Laporan Keuangan Tunjukkan Tren Positif Ketua Kopdes Merah Putih, Bapak Heri Cahyono, memaparkan laporan pertanggungjawaban di mana unit usaha menunjukkan pertumbuhan yang positif. Pendapatan koperasi yang didominasi oleh jasa bunga mencapai Rp44.968.000, dengan total pendapatan bruto sebesar Rp48.767.300.

Setelah dikurangi biaya organisasi dan operasional sebesar Rp20.600.000, koperasi berhasil membukukan Sisa Hasil Usaha (SHU) sebesar Rp28.167.300. Di sisi lain, perputaran usaha simpan pinjam mengalami kenaikan signifikan sebesar Rp25.261.138, dari Rp201.325.862 pada tahun 2024 menjadi Rp226.587.000 pada tahun 2025.

Meski demikian, pengurus bersikap transparan mengenai kendala yang dihadapi, di mana tercatat adanya pinjaman macet dari anggota sebesar Rp11.185.985 yang menjadi tantangan bagi manajemen di masa mendatang.

Dinamika Rapat: Diskusi Terkait AD/ART Meskipun secara umum laporan keuangan diterima oleh anggota, suasana rapat sempat diwarnai sedikit ketegangan. Hal ini dipicu oleh adanya perbedaan substansial antara Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) unit Kopwan yang lama dengan AD/ART Kopdes yang baru.

Poin krusial yang diperdebatkan adalah mengenai besaran simpanan pokok serta perbedaan hak dan kewajiban antara anggota lama dan anggota baru. Beberapa anggota menyuarakan aspirasi agar dilakukan sinkronisasi yang adil supaya tidak ada pihak yang merasa dirugikan secara administratif maupun finansial.

Merespons aspirasi tersebut, Bapak Heri Cahyono mengambil langkah persuasif dan berjanji akan menindaklanjuti permasalahan ini melalui mekanisme musyawarah yang lebih mendalam.

"Kami berkomitmen untuk segera melakukan koordinasi lanjutan bersama Kepala Desa, Ketua Kopwan, dan berkonsultasi kembali dengan Dinas Koperasi untuk mencari solusi terbaik terkait sinkronisasi AD/ART ini," tegas Heri.

Rapat akhirnya ditutup dengan kesepakatan bahwa operasional koperasi akan tetap berjalan dengan pengawasan ketat, sementara revisi aturan akan digodok dalam waktu dekat demi menjaga keharmonisan dan keberlangsungan Koperasi Desa Merah Putih.